Showing posts with label kreasi uang mahar. Show all posts
Showing posts with label kreasi uang mahar. Show all posts

contoh mas kawin

Contoh Mas Kawin,desain hantaran pernikahan dan mahar pernikahan

mahar nikah

contoh mas kawin

contoh mas kawin

contoh mas kawin

mas kawin islam

mas kawin pernikahan


diatas adalah contoh mas kawin produksi shoffa kreasi
Read more ...

harga mas kawin

Harga mas kawin menjadi trend atau life style di tahun 2013 ini dan olehkarena itu maka artikel ini wajib anda baca agar dalam memilih mas kawin nantinya tidak melulu mengukur hanya melalui materi saja....

Rosulullah sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda,mengenai mas kawin “Apabila datang kepada kalian orang yang kalian ridha dalam hal agama dan akhlaknya maka nikahkanlah dia. Apabila kalian tidak mengerjakannya, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan yang besar.”

Sungguh ungkapan tesebut mampu menyentuh perasaan yang paling dalam dan mengisi hati Abu Thalhah, sungguh Ummu Sulaim telah bercokol di hatinya secara sempurrna, dia bukanlah seorang wanita yang suka bermain-main dan takluk dengan rayuan-rayuan kemewahan, sesungguhnya dia adalah wanita cedas, dan apakah dia akan mendapatkan yang lebih baik darinya untuk diperistri, atau ibu bagi anak-anaknya?”

Ummu Sulaim lalu menoleh kepada putranya Anas dan beliau berkata dengan suka cita karena hidayah Allah yang diberikan kepada Abu Thalhah melalui tangannya, “Wahai Anas nikahkanlah aku dengan Abu Thalhah.” Ummu Sulaim hidup bersama Abu Thahah dengan kehidupan suami istri yang diisi dengan nilai-nilai Islam yang menaungi bagi kehidupan suami istri, dengan kehidupan yang tenang dan penuh kebahagiaan.

Ummu Sulaim adalah profil seorang istri yang menunaikan hak-hak suami istri dengan sebaik-baiknya, sebagaimana juga contoh terbaik sebagai seorang ibu, seorang pendidik yang utama dan orang da’iyah.

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempuna), sebelu kamu menafkahkan sebagian hata yang kamu cintai.”
Seketika Abu Thalhah bediri menghadap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam dan berkata, “Sesungguhnya Allah telah berfiman di dalam kitabnya (yang artinya), “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.” Dan sesungguhnya harta yang paling aku sukai adalah kebunku, untuk itu aku sedekahkan ia untuk Allah degan harapan mendapatkan kebaikan dan simpanan di sisi Allah, maka pergunakanlah sesukamu ya Rasulullah.”

“Bagus… bagus… itulah harta yang menguntungkan… itulah harta yang mnguntungkan…. Aku telah mendengar apa yang kamu katakan dan aku memutuskan agar engkau sedekahkan kepada kerabat-kerabatmu.”
Maka Abu Thalhah membagi-bagikannya kepada anak kerabatnya dan Bani dari pamanya.”
Anak tersebut diberi nama Abu Umair. Hal itu menjadikan anak tersebut bersedih dan menangis. Pada saat itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam melewati dirinya maka beliau berkata kepada anak tesebut untuk meghibur dan bermain dengannya, “Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan oleh anak burung pipit itu?” Allah berkehendak untuk menguji keduanya denga seorang anak yang cakap dan dicintai. Suatu ketika Abu Thalhah keluar ke masjid dan bersamaan dengan itu anaknya meninggal. Maka Ibu mukminah yang sabar ini menghadapi musibah tersebut dengan jiwa yang ridha dan baik. Beliau berpesan kepada anggota keluarganya, “Janganlah kalian menceritakan kepada Abu Thalhah hingga aku sendiri yang menceritakan kepadanya.”
Beliau menjawab, “Dia dalam keadaan tenang.”

Abu Thalhah mengira bahwa anaknya sudah dalam keadaan sehat, sehingga Abu Thalhah bergembira dengan ketenangan dan kesehatannya, dan dia tidak mau mendekat karena kahawatir mengganggu ketenangannya. Kemudian Ummu Sulim mendekati beliau dan memperssiapkan makan malam baginya, lalu beliau makan dan minum, sementara Ummu Sulaim bersolek dengan dandanan yang lebih cantik daripada hari-hari sebelumnya, beliau mengenakan baju yang paling bagus, berdandan dan memakai wangi-wangian, kemudian keduanya pun berbuat sebagaimana layaknya suami istri.

Abu Thalhah berkata, “Berarti mereka tidak adil.” Ummu Sulaim berkata, “Sesungguhnya anakmu adalah titipan dari Allah dan Allah telah mengambil, maka tabahkanlah hatimua dengan meninggalnya anakmu.”
Tatkala Ummu Sulaim melahirkan, beliau utus Anas bin Malik untuk membawanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam, selanjutnya Anas berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Ummu Sulaim telah melahirkan tadi malam.” Di antara kejadian yang mengesankan pada diri wanita yang utama dan juga suaminya yang mukmin adalah bahwa Allah menurunkan ayat tentang mereka berdua yang manusia dapat beribadah dengan membacanya. Abu Hurairah berkata, “Telah datang seorang laki-laki kepada Rasullah Shallallahu ‘alaihi wassalam dan berkata, ‘Sesungguhnya aku dalam keadaan lapar’. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam menanyakan kepada salah satu istrinya tentang makanan yang ada di rumahnya, namun beiau menjawab, ‘Demi yang mengutusmu dengan haq, aku tidak memiliki apa-apa kecuali hanya air, kemudian beliau bertanya kepada istri yang lain, namun jawabannya sama. Seluruhnya menjawab dengan jawaban yang sama. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, ‘Siapakah yang akan menjamu tamu ini, semoga Allah merahmatinya’. Maka berdirilah seorang Anshar yang namanya Abu Thalhah seraya berkata, ‘Saya, ya Rasulullah’. Abu Thalhah berkata, ‘ Berikanlah minuman kepada mereka dan tidurkanlah mereka. Hal itu dilakukan oleh Ummu Sulaim. Mereka duduk-duduk dan tamu makan hidangan tersebut, sementara kedua istri tersebut bermalam dalam keadaan tidak makan. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu).” Anas berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam berperang bersama Ummu Sulaim dan para wanita dari kalangan Anshar, apabila berperang, para wanita tersebut memberikan minum kepada mujahidin dan mengobati yang luka.”
Begitulah, Ummu Sulaim memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam, beliau tidak pernah masuk rumah selain rumah Ummu Sulaim, bahkan Rasulullah telah memberi kabar gembira bahwa beliau termasuk ahli jannah.


Dengan melihat realitas kebanyakan pada kaum wanita musimah dimana saat sekarang ini tentang sisi pandang mereka mengenai mahar pernikahan, akan terlihat perbedaan yang jelas dan jarak yang jauh antara mereka dengan generasi muslimah di jaman nabi.

Pikiran serta ambisi wanita muslimah di zaman sekarang tentang mahar pernikahan adalah murni materi. Dia akan melihat harta yang dimiliki oleh sang pelamar, menuntut untuk dipenuhi pembantu, sopir, dan lainnya. Namun dia lalai untuk mencari tentang agama sang pelamar dan ketaqwaannya kepada Alloh. Tidak ragu lagi ini adalah bukti tentang kurangnya fiqh sekelompok wanita tsb.

Padahal apa perlunya harta dan kedudukan bagi istri apabila suaminya tidak takut kepada Alloh dan bertaqwa kepada-Nya, bahkan menyia-nyiakan perintah Alloh dan berani untuk melanggar batasan-batasanNya ??? Suami yang demikian keadaannya pantas untuk tidak dipercaya oleh istri yang berada didalam perlindungan dan kekuasaannya.


Berapapun Harga mas kawin  yang anda sepakati merupakan hak penuh anda dengan calon istriatau suami Anda sehingga segala sesuatu dikembalikan kepada pribadi masing-masing,lalu apa mahar pernikahan anda?
Read more ...

mas kawin islam

Mas Kawin Islam... YA mas kawin dalam islam telah membuat harga diri wanita terangkat kedudukannya dan memberinya hak untuk bisa memiliki,dan mewajibkannya mas kawin dalam pernikahan

Dalam hal mas kawin Agama Islam tidak menetapkan berapa batasan nilai dan jumlah tertentu dalam mas kawin ini, tetapi atas kesepakatan kedua belah pihak dan menurut kemampuan

Dari Uqbah bin Amir, bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam: "Sebaik-baik mahar adalah yang paling ringan." (H R . A l - H a k i m d a n I b n u M a j a h, s h a h i h , l i h a t S h a h i h A l - J a m i u s S h a g h i r 3 2 7 9 o l e h A l - A l b a n i )

 nah berikut adalah bentuk mas kawin islam dan mahar pernikahan dari http://shoffa-hantaranmahar.blogspot.com/

 Bentuk Mas kawin

contoh mahar perkawinan

mas kawin islam

contoh mahar pernikahan

contoh mas kawin 


Workshop:
Puri Gunung Anyar Regency K-26 Rungkut Surabaya
08573398770 /031-51512028 

Read more ...

Mas Kawin Pernikahan

mas kawin pernikahan
Mas kawin pernikahan  merupakan  sesuatu syarat wajib yang  tidak boleh di kesampingkan dalam mempersiapkan suatu  acara sakral pernikahan. karena Mas kawin pernikahan   itu sendiri  akan mempunyai kesan tersendiri bagi kedua mempelai yang sedang melangsungkan hidup ke jenjang yang lebih  baru.

Mas kawin pernikahan di Arab Saudi (budaya)

Di Arab Saudi Atau yang terkenal dengan negara tambang minyak itu sejak dulu kala sangat dikenal dengan mahalnya sebuah mas kawin pernikahan  menuju pernikahan. Budaya seperti ini pun kemudian melahirkan banyak kegelisahan dan banyak persoalan di tengah tengah masyarakat, karena banyaknya para pemuda dan para wanita yang tak kunjung kawin atau menikah meski usia melewati kepala tiga dan empat.
Hingga saat ini pemuda-pemuda Saudi banyak yang berkampanye lewat internet mengajak untuk tidak menikahi perempuan Arab Saudi. Hal itu diakibatkan karena semakin mahalnya sebuah mas kawin pernikahan dan biaya resepsi pernikahan (Sumber Saudi Gazette, 11 Februari 09).

Anda Tahu berapa besar sih Mas Kawin Pernikahan  khas Arab Saudi itu ? Di Saudi misalnya, jika seorang pemuda ingin dan mau menikahi gadis di sana, biasanya harus menyiapkan : mahar / mas kawin 40.000,- Real atau 90 Juta rupiah dan biaya pesta 15.000 Real atau 40 Juta. Itu belum syarat lsyarat ainnya seperti : calon suami harus memilki sebuah rumah dengan furniture lengkap walaupun dalam bentuk kondisi sewa, calon suami kalo bisa memliki sebuah mobil untuk transportasi walaupun dengan bentuk yang jadul atau kuno sekalipun.lau apa Mas Kawin Pernikahan anda nanti?

 Wallahu a’lam bisshowab


Read more ...
Template by Mahar pernikahan